Program Keluarga Harapan

tindak-tegas-oknum-pemotong-dana-bantuan-pkh

Graduasi Mandiri KPM PKH Kecamatan Mlonggo

Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Kecamatan Mlonggo Kabupaten Jepara mengajukan diri untuk graduasi mandiri dari Program Keluarga Harapan (PKH).  Graduasi Mandiri merupakan pengunduran diri secara sukarela peserta PKH yang status ekonomi dan kesejahteraannya sudah stabil. Sehingga secara sadar dan sukarela keluar dari kepesertaan di Program Keluarga Harapan (PKH). Graduasi mandiri dilakukan apabila KPM tersebut merasa kesejahteraan ekonominya sudah stabil. Mengingat, sasaran dari PKH hanya ditujukan kepada keluarga miskin.
Ada hak dan kewajiban bagi setiap penerima bantuan PKH. Salah satunya mengikuti pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (P2K2) tiap bulan. Pertemuan itu untuk memberdayakan anggota KPM sehingga penerima mampu mengembangkan kualitas hidupnya.
KPM dari desa Sinanggul Rt 09/01 yang bernama Ibu Ngatini merupakan salah satu KPM yang sudah mampu mengembangkan kualitas hidupnya melalui pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (P2K2). Ibu Ngatini selalu menyisihkan sebagian uang bantuan PKH untuk ditabung. Di tahun ketiga, hasil dari uang tabungan tersebut digunakan untuk membuat kandang sederhana dan membeli 500 anakan burung puyuh. Dua tahun kemudian, Ibu Ngatini sudah memiliki kandang dengan kapasitas 1000 ekor burung puyuh dan sudah memiliki mesin penetas telur puyuh. Sehingga, selain menjual telur burung puyuh, Bu Ngatini juga bisa menjual anakan telur burung puyuh untuk peternak lainnya.
Muhammad Abdul Ghofur selaku Pendamping Sosial desa Sinanggul menuturkan bahwa tujuan dari program PKH untuk memutuskan mata rantai kemiskinan dan menjadikan KPM untuk hidup mandiri sejahtera sudah terlaksana dengan baik.

 "Alhamdulillah, berkat mengikuti pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (P2K2) setiap bulannya, salah satu dari KPM ada yang bisa mempraktekkan dan berhasil menjalankan usahanya". Ujar Muhammad Abdul Ghofur kepada tim redaksi. 

Share:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Labelisasi